Mirip Snapchat dan Instagram, TikTok Mulai Uji Coba Fitur Stories

IdeaBox.co.idMedia sosial dan platform video musik, TikTok, kini sedang menguji fitur baru di dalam aplikasinya untuk meningkatkan interaksi pengguna. Fitur terbaru ini diberi nama TikTok Stories.

TikTok Stories memungkinkan TikTok Creators berinteraksi dengan penggemarnya dengan cara baru yang lebih interaktif. Artis TikTok dapat mengunggah video interaktif secara live untuk mengabarkan kepada penggemarnya tentang aktivitasnya pada saat itu.

Pengguna TikTok dapat mengakses riwayat video stories selama 24 jam terakhir dari akun yang mereka ikuti. Jika lebih dari 24 jam, video stories dari pengguna TikTok akan secara otomatis terhapus oleh sistem TikTok Stories.

TikTok Stories Masih Dalam Tahap Uji Coba

Menurut Matt Navarra, seorang konsultan media sosial dari Inggris, kemunculan perdana fitur TikTok Stories terjadi pada 5 Agustus 2021. Di mana, hanya pengguna TikTok kalangan tertentu yang bisa mencoba fitur teranyar media sosial tersebut, salah satunya adalah akun @uzairgraphy.

Bocoran fitur TikTok Stories

Seperti yang IdeaBox.co.id lansir dari theverge.com, pihak TikTok belum mengkonfirmasi peluncuran fitur TikTok Stories secara global dan permanen. Artinya, sementara ini, fitur TikTok Stories masih tahap uji coba dan hanya bisa diakses pengguna beta saja.

Jadi, kedepannya fitur ini bisa dilanjutkan dan bisa juga dihapus dari aplikasi TikTok. Semua tergantung pada kebermanfaatan fitur bagi komunitas TikTok.

Menurut jubir TikTok dalam wawancaranya dengan pihak theverge.com, “Kami hanya mencoba memberikan fitur baru yang kedepannya akan memberikan added value pada komunitas kami. Pada tahap ini, kami sedang bereksperimen. Cara eksperiman kami dengan memberikan format tambahan kepada content creator TikTok untuk mewujudkan ide kreatif mereka bagi komunitas Tiktok. Itulah cikal bakal TikTok Stories. Harapan kami, fitur TikTok Stories akan memperkaya pengalaman pengguna aplikasi TikTok”.

Fitur TikTok Stories (twitter/MattNavarra)

Pendapat Pengguna Tentang Fitur TikTok Stories

Bagi beberapa pengguna TikTok, kehadiran fitur ini cukup berkesan. Fitur TikTok Stories memberikan value pada komunitas TikTok (TikTokers & Fans).

Mereka berpendapat bahwa fitur TikTok Stories akan memperkaya pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi TikTok. Alhasil, pengguna TikTok jadi lebih betah dan senang berlama-lama di aplikasi TikTok.

Fitur Serupa Muncul Lebih Dulu di Snapchat dan Instagram

Setelah kami telusuri lebih jauh, sebenarnya TikTok bukanlah pelopor inovasi fitur Stories di media sosial. Faktanya, fitur stories pertama kali dikembangkan oleh developer Snapchat pada tahun 2013.

Setelah Snapchat sukses, akhirnya fitur stories mulai dilirik oleh media sosial lain, seperti: Instagram, Facebook dan Linkedin. Baru setelahnya, media sosial seperti Pinterest dan Twitter ikut menambahkan fitur serupa di dalam platform aplikasinya.

Bahkan media besar seperti YouTube, Netflix hingga Xbox App juga turut serta mencoba peruntungan dengan fitur stories. Namun, tidak semuanya sukses mengaplikasikan fitur stories. Beberapa gagal dan akhirnya dihapus.

Misalnya, kegagalan fitur stories Fleets pada Twitter. Setelah melakukan uji coba selama 8 bulan, Twitter mendapatkan data interaksi yang kurang memuaskan. Dan akhirnya, fitur Fleets dihapus dari platform Twitter.

Dapatkan berita dan artikel terbaru terkait dunia teknologi dengan cara mengikuti IdeaBox di Google Berita.

Tinggalkan komentar