Apple Kena Denda Rp4,35 Triliun, Akibat Kalah Sengketa Hak Paten 4G

IdeaBox.co.id — Perusahaan induk dari iPhone, Apple, harus membayar denda sebesar 300 juta USD atau sekira Rp4,35 triliun, kepada Optis Wireless Technology LCC, setelah kalah dalam sengketa hak paten 4G.

Pembayaran denda dilakukan dalam bentuk royalti, setelah pengadilan Texas, Amerika Serikat, menyebut Apple telah melanggar hak paten terkait penggunaan teknologi 4G pada produknya. Beberapa produk tersebut seperti iPhone, iPad, dan jam tangan pintar atau smartwach.

Sengketa antara Apple dan Optis Wireless Technology sendiri sudah bergulir sejak Agustus 2020 lalu.

Saat itu, dalam persidangan, Apple dinyatakan bersalah telah melanggar lima paten nirkabel dari Optis. Akibatnya, Apple harus membayar denda sebesar 506 juta USD.

Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan setelah seorang hakim di Texas menggugatnya pada April 2021 lalu.

Akibatnya, persidangan pun kembali digelar untuk mendapatkan fakta baru terkait pelanggaran hak paten tersebut.

Dari persidangan itu, keputusan baru akhirnya keluar dengan denda yang harus dibayarkan Apple sebesar 300 juta USD kepada Optis.

Adapun seperti yang IdeaBox.co.id lansir dari The Register, lima hak paten yang dilanggar Apple sebelumnya milik LG, Panasonic, dan Samsung. Namun, saat ini kelima hak paten tersebut dikuasai Optis.

Sementara itu, juru bicara Apple menuding PanOptis dan beberapa anak perusahaannya melakukan praktik bisnis yang tidak sehat.

Menurut juru bicara Apple, selama ini PanOptis mendulang pendapatan dari hasil sengketa hak paten yang berhasil mereka kumpulkan, tanpa membuat produk.

“Optis tidak membuat produk, dan satu-satunya bisnis mereka ialah menuntut perusahaan yang menggunakan hak paten yang mereka kumpulkan,” jelas juru bicara Apple, dilansir dari The Virgi, Rabu (18/8).

Apple pun tidak tinggal diam. Menurut juru bicaranya, Apple akan terus melakukan upaya hukum untuk melawan bisnis Optis yang dinilai merugikan perusahaan lain.

“Kami akan terus mempertahankan diri atas upaaya mereka untuk mendapatkan pembayaran yang tidak masuk akal, untuk paten yang mereka kumpulkan,” pungkas juru bicara Apple.

Dapatkan berita dan artikel terbaru terkait dunia teknologi dengan cara mengikuti IdeaBox di Google Berita.

Amin Aulawi

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Komunikasi Penyiaran Islam konsentrasi Jurnalistik. Memulai karier profesional sebagai jurnalis sejak tahun 2018 dan hingga saat ini masih aktif menjadi jurnalis di salah satu media nasional.

Tinggalkan komentar